KURMA INDONESIA

Indonesia menuju produsen kurma dunia

Kamis, 14 Agustus 2008

AYO MENANAM KURMA

Pohon kurma saat ini banyak tumbuh di Indonesia. Hal ini diakibatkan banyaknya orang yang berhaji dan pulang dengan membawa oleh-oleh kurma dan juga kurma juga menjadi makanan khas ramadhan. Habis makan kurma orang langsung membuang bijinya sembarangan. Sehingga pohon kurmapun tumbuh dimana-mana. Ada sebagian kecil orang yang tetap memelihara pohon kurma sampai besar, namun ada juga yang menebangnya karena merasa tidak bermanfaat dan lama menunggu namun tidak kunjung berbuah.

Jika masyarakat tahu bagaimana cara kurma bisa berbuah dan juga tahu berapa harga pohon kurma di pasaran agaknya penebangan pohon tidak dilakukan karena pohon ini cukup mahal. Di Amerika pohon kurma ini dibudidayakan untuk sektor perkebunan dan buahnya diekspor ke luar negeri dan juga banyak perusahaan tanaman hias yang menjual pohon kurma sebagai andalannya dan tahukah anda bahwa pohon kurma umur 5 tahun harganya bisa mencapai seribu US dolar. Dan harga ini tidak jauh beda dengan harga di Indonesia. Pohon kurma dewasa di Indonesia dalam berbagai iklan di internet berkisar antara 5 – 15 juta perpohon. Tentu hal ini tidak mengherankan karena di Indonesia pohon ini tidak berumur panjang (karena sebelum besar sudah ditebang sama yang punya. Sebel kali?)

Jika dilihat dari kacamata ilmiah, pohon kurma adalah dari golongan:

Kerajaan: Plantae
Divisi:
Magnoliophyta
Kelas:
Liliopsida
Ordo:
Arecales
Famili:
Arecaceae
Genus:
Phoenix
dan Spesies: P. dactylifera

Kalau di Amerika pohon ini sudah menjadi andalan ekspor (aneh khan?) maka di Indonesia mempunyai peluang yang sama. Bukankah iklim Indonesia mempunyai iklim tropis yang sangat cocok untuk kurma? Well, mari bergabung dengan saya untuk mengembangkan kurma di Indonesia. Kami mempunyai visi Indonesia menuju produsen kurma dunia yang insya Allah target tahun 2020 kurma-kurma kami yang ada di perkebunan kurma Menganti Gresik sudah mulai banyak berbuah (mohon doa restu).


8 Komentar:

  • Pada Jumat, 15 Agustus, 2008 , Anonymous Anonim mengatakan...

    thank's

     
  • Pada Jumat, 15 Agustus, 2008 , Blogger KURMA INDONESIA mengatakan...

    sama-sama

     
  • Pada Selasa, 31 Maret, 2009 , Anonymous Anonim mengatakan...

    saya Faulina dari program anak-anak di Trans|7.Kebetulan saya sdg melakukan riset utk liputan mengenai perkebunan kurma di indonesia. Bisakah saya memperoleh nomor kontak pemilik kebun kurma yang bisa kita liput nantinya? Mohon infonya via e-mail saya : faulina_imanta@yahoo.com . Terimakasih

     
  • Pada Senin, 01 Juni, 2009 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Pak, saya mempunyai tumbuhan Kurma tapi masih kecil-kecil dan masih di dalam pot.
    Mau saya pindah ke tanah asli tapi takutnya malah mti karena kondisi tanah yang tidak cocok.
    Mohon bimbingannya pak.
    Misal berapa kali intensitas pemupukan, atau pengairan.
    Setahu saya kurma kan kebanyakan tumbuh di daerah gurun yang Nota Bene panas dan jarang ada air, tapi kurma saya ini malah tumbuh subur waktu musim hujan kemarin.

    Mohon bantuannya tolong dikirim ke arif_rosyid@yahoo.co.id

     
  • Pada Senin, 01 Juni, 2009 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Assalamu'alaikum.

    Pak, saya punya pohon kurma tapi maih kesil-kecil (tinggi sekitar 30 cm) dan masih dalam pot. Ingin saya pindah ke tanah asli tapi saya takut nantinya kalau mati, karena kondisi tanah yang tidak cocok.
    Kiranya bapak berkenan memberi penjalasan kepada saya yang ilmunya masih sedikit ini!
    arif_rosyid@yahoo.co.id

     
  • Pada Senin, 03 Agustus, 2009 , Anonymous meirina Utami mengatakan...

    Tlg infona....
    Dimana membeli pohon kurma di jakarta?
    alna saya n keluarga ingin menanam na
    Makcy

     
  • Pada Selasa, 01 September, 2009 , Anonymous Anonim mengatakan...

    Pak, saya beli pohon kurma sudah besar kurang lebih tingginya 2,5m. setelah ditanam selama 3 bulan tiba2 mati. munkin bapak ada saran bagaimana cara merawat pohon kurma yg baik. terima kasih
    ariefwj@yahoo.com

     
  • Pada Selasa, 08 September, 2009 , Blogger Akdabli mengatakan...

    Bagaimana kalau menanam langsung di tanah, apa yang perlu diperhatikan.

     

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda